sekolah

sekolah (14)

Hari Rabu dan Kamis tanggal 23 - 24 November 2016, PT. Serasi Autoraya ( SERA ) melakukan CSR di SMKN 6 Malang dengan judul "SERA Mengajar". SERA Mengajar adalah program CSR yang masuk dalam pilar pendidikan Astra Friendly Company yang merupakan wujud komitmen perusahaan untuk mendukung penuh gerakan Indonesia Ayo Aman Berlalu Lintas (IAAB) Astra International. Program ini melibatkan perwakilan dari karyawan, teknisi, dan marketing dari Tracc Malang. Dihadiri sejumlah  250 siswa SMKN 6 Malang dan perwakilan dari guru pengajar Teknik Kendaraan Ringan kegiatan ini diawali dengan pemaparan company profile dari PT. Serasi Autoraya kemudian dilanjutkan dengan pengenalan perawatan dan perbaikan mesim mobil lalu ditutup dengan pemaparan safety riding. Pada pemaparan perawatan mobil dijelaskan oleh teknisi Tracc, yaitu mulai dari jenis oli dan type oli yang digunakan. Disarankan untuk melakukan oli minimal 3 bulan sekali guna menjaga kondisi mesin tetap maksimal. Pergantian oli pun harus dilakukan sesuai prosedur yang benar, tidak boleh asal ganti oli. Oli yang digunakan pun harus sesuai dengan oli yang digunakan sejak awal, karena dikhawatirkan bila terlalu sering gonta ganti merk oli maka mesin akan cepat panas. Setelah pemaparan perawatan mesin mobil selesai lalu dilanjutkan dengan pemaparan safety riding yaitu mengenai rambu - rambu lalu lintas dan aturan ketika berkendara roda 2 dan roda 4. Siswa SMKN 6 Malang menyambut baik kegiatan ini, dengan pengetahuan safety riding banyak siswa yang mengabaikan rambu lalu lintas menjadi tahu dan mematuhi aturan tersebut. Terlebih lagi aturan ini guna menjaga keselamatan di jalan raya agar selalu aman. 

Jum'at, 30 September 2016 - SMKN 6 Malang mengadakan sosialisai biaya pembayaran siswa dengan mengundang wali murid kelas X, XI dan XII. Kegiatan ini dimulai pukul 13.00 wib diawali dengan pemberian sambutan oleh Kepala Sekolah SMKN 6 Malang dan dilanjutkan dengan Wakil Kepala Sekolah. Dra. Dwi Lestari,MM selaku kepsek memberikan sambutan tentang pentinya menabung sampah. Terlebih lagi biaya pendidikan dari tahun ke tahun naik, dikarenakan kebutuhan alat praktek siswa. Setiap siswa mulai dari kelas X, XI , dan XII wajib menabung sampah. Hasil tabungan siswa ini bisa digunakan untuk pembayaran SPP, Kunjungan Industri serta kebutuhan siswa lainnya di bidang pendidikan. Para orang tua siswa menyambut baik program Bank Sampah Aksata, terlebih lagi program ini sangat meringankan beban orang tua siswa. Sampah yang bisa dikumpulkan di Bank Sampah Aksata, antara lain sampah kering dan sampah plastik. Untuk harga perkilo disesuaikan dengan hasil timbangan dan harga di Bank Sampah Kota Malang.

        Terobosan baru dilakukan SMK Negeri 6 Kota Malang. Terutama dalam menyikapi persoalan kebersihan lingkungan dan persoalan keterlambatan pembayaran sumbangan penyelenggara pendidikan (SPP) para siswanya. Berdasarkan catatan yang dimiliki sekolah negeri tersebut, dari 2.612 siswanya rata-rata setiap bulan mampu membayar SPP secara rutin hanya 40%. Kepala SMK Negeri 6 Kota Malang, Dewi Lestari menyebutkan, pelunasan SPP baru akan mencapai sekitar 75% saat dilakukan ujian semester. “Bahkan, pada akhir masa sekolah, selalu terjadi pemutihan penunggakan pembayaran sekolah hingga mencapai 30%,” tuturnya.Selama ini nilai SPP yang diterapkan untuk para siswa paling tinggi mencapai Rp175 ribu/bulan. Agar persoalan penunggakan pembayaran SPP ini tidak sampai mengganggu kegiatan sekolah, Dewi membuat terobosan dengan menghidupkan bank sampah sekolah. Dibantu para guru dan siswa, bank sampah sekolah ini mulai resmi dioperasikan dengan tujuan para siswa bisa menabung, tapi tidak berupa uang tunai. 

        Namun, menabung dengan sampah rumah tangga yang masih bisa dimanfaatkan dan didaur ulang. Tabungan yang terkumpul bisa dimanfaatkan sebagai uang membayar SPP. Saat ini bank sampah sekolah tersebut masih dirintis selama tiga bulan. Hasilnya mulai tampak karena para siswa sangat bersemangat menabung sampah.Bank sampah sekolah di SMK Negeri 6 Kota Malang tersebut diberi nama BS6 Aksata. Sabtu tanggal 30 Oktober Bank Sampah SMKN 6 Malang diresmikan langsung Oleh Kepala Dinas Pendidikan Dra. Zubaidah, MM dan Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Malang Drs. Agoes Putranto,MM dan juga Dr. Gamal Albinsaid. Sekolah bekerja sama dengan Bank Sampah Malang (BSM) yang selama beberapa tahun ini sudah berkembang pesat. Sampah-sampah yang dikumpulkan siswa ditimbang lalu dipilah di rumah bank sampah sekolah. Rumah bank sampah sekolah ini didirikan di lahan kosong yang ada di samping sekolah. “Setelah kami pilah, dan kami catat.Seluruhnya kami kirimkan ke BSM,” tutur Dewi.

      Hasil tabungan para siswa ini akan dikelola bank sampah sekolah yang diurus para siswa sendiri dengan bimbingan guru. Uangnya, menurut Dewi, juga akan dimanfaatkan membayar SPP para siswa sehingga tidak ada lagi keluhan keterlambatan pembayaran SPP. Salah seorang siswa SMK Negeri 6 Kota Malang, Vivi Nurhanifah, 16, mengaku terbantu dengan ada bank sampah sekolah ini.“Saya menjadi punya tabungan di sekolah. Paling tidak, saya bisa membantu meringankan beban orang tua,” tuturnya. Dia sudah beberapa kali menabung di bank sampah sekolah. Barang bekas yang dibawanya berupa kardus bekas, buku bekas, serta botol-botol bekas yang didapatkan di rumah atau ditemukan di jalanan.

 

paski3.jpg - 118.60 KB

Jum'at. 27 Mei 2016, Pasukan pengibar bendera (Paskibra) dan Polisi Taruna SMKN 6 Malang bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Kota Malang mengadakan diklat guna untuk pembekalan dan pemantapap siswa - siswi terkait semakin tingginya penyalah gunaan obat-obat sembarangan. Selain untuk menularkan ilmu tentang bahaya narkoba, tentunya juga untuk mengtahui bentuk-bentuk narkoba yang sudah mengalami perkembangan. Sehingga nantinya, para siswa bisa berhati - hati dan tidak terjerumus oleh narkoba. Diharapkan ketika selesainya kegiatan ini, maka siswa - siswi SMKN 6 Malang bebas dari narkoba dan sejenisnya.

paski2.jpg - 109.16 KB

 

Setiap hari Sabtu, SMKN 6 Malang melaksanakan kegiatan Sekolah Bebas Asap. Dimotori langsung oleh ekstrakurikuler Eco Smart, perlu diketahui bahwa ekstrakurikuller Eco Smart merupakan ekstrakurikuler yang peduli dengan lingkungan dan dibina langsung oleh GIZ Jerman. Tujuan dari diadakannya kegiatan ini adalah untuk mengurangi polusi udara dan kendaraan bermotor dan hasil pembakaran rokok yang masih sering ditemui di lingkungan sekolah. Selain untuk mengurangi asap dengan adanya SBA, maka seluruh warga sekolahdihimbau untuk peduli dengan lingkungan sekolah. Dalam waktu dekat SMKN 6 Malang juga akan mengikuti kegiatan lingkungan dalam level Asia. Kegiatan tersebut bernama "Eco Asean", dimana seluruh negara - negara Asean berlomba untuk peduli dengan lingkungan. Seluruh kegiatan lomba ini harus sesuai tindakan dan dibuat video menggunakkan bahasa inggris. Mari kita dukung Sekolah Berbasis Asap.

IMG_8605.JPG - 90.63 KB

Selasa, 9 februari 2015 SMKN 6 Malang yakni Bursa Kerja Khusus SMKN 6 Malang bekerja sama dengan Dunia Industri yaitu PT. Paragon Technology mengadakan seminar dan rekrutmen karyawan. Untuk acara yang pertama diawali dengan seminar kecantikan yang dijelaskan langsung oleh staff marketing PT. Paragon. Siswi SMKN 6 Malang yang berjumlah 200 orang pun menyambut baik kesempatan ini, terlebih mereka ingin mendapatkan informasi yang langsung dari industri yang menghasilkan berbagai produk kecantikan. Selain informasi kecantikan, para peserta yang mengikuti seminar ini juga mendapatkan produk wardah. Informasi yang paling menarik ketika pada saat ini marak sekali kosmetik yang menggunakan bahan hydroquinon dan pemutih yang tidak ramah lingkungan dan membuat iritasi di wajah. Dengan adanya seminar ini diharapkan para siswi bisa membedakan kosmetik yang berbahaya atau tidak. 

IMG_8610.JPG - 114.99 KB

Hari sabtu tanggal 28 November 2015 SMKN 6 Malang mengundang wali murid kelas X dan XI guna membahas rencana anggaran sekolah ke depannya. Sebanyak kurang lebih 700 wali murid memadati lapangan indor smkn6 malang. Pertemuan wali murid dengan siswa ini merupakan yang pertama bagi Kepala Sekolah SMKN 6 Malang yang baru yaitu Dra. Dwi Lestari, MM. Ibu Kepala Sekolah memberikan sambutan kemudian memberikan pengertian tentang pentingnya membayar SPP dan SBPP guna menunjang pembelajaran praktek siswa. Dalam 1 tahun pembelajaran praktek siswa, rata-rata per siswa mendapat penggantian 2x alat dan bahan praktek siswa. Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan tiap-tiap unit kerja dan juga motivasi dari perguruan tinggi Universitas Merdeka malang. 

Friday, 23 October 2015 22:25

Rapat Dinas 17 Oktober 2015

Written by

Pada hari sabtu tanggal 17 oktober 2015, SMKN 6 Malang mengadakan rapat dinas guna membahas kebijakan-kebijakan yang baru diberlakukan oleh Kepala SMKN 6 Malang yang baru Dra. Dwi Lestari, MM. Dihadiri oleh seluruh guru dan karyawan SMKN 6 Malang, kegiatan tersebut sangat meriah. Rapat dinas kali ini berkaitan dengan kinerja masing-masing unit di SMKN 6 Malang. Dimana, setiap unit kerja harus saling bekerjasama dalam melayani siswa dan guru. Untuk kehadiran PTT diperbolehkan maksimal sampai dengan jam 07.00 kecuali PTT yang melayani siswa tetap masuk jam 06.30. 

IMG_5183.JPG - 53.22 KB

IMG_5182.JPG - 86.93 KB

IMG_5173.JPG - 85.33 KB

Monday, 28 September 2015 00:51

Kunjungan Tim EcoSmart Ke Kantor Malang Post

Written by

Hari Sabtu tanggal 13 September 2015 - Tim EcoSmart SMKN 6 Malang mengunjuni kantor redaksi Malang Post di daerah Sawojajar. Kunjungan ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana mengolah informasi yang bertema lingkungan sehingga para pembaca juga mengetahui dampak dan keadaan lingkungan. Pimpinan redaktur Malang Post mengatakan "Sangat penting untuk menjaga lingkungan terutama daerah disekitar sungai-sungai yang mulai tercemar, padahal sungai tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana kehidupan sehari-hari yaitu mandi, mencuci dan lain-lain". Malang Post sebagai salah satu media cetak yang dikenal oleh masyarakat malang juga ingin mengajak mereka-mereka yang masih membuang sampah di sungai. Menggandeng Walikota Malang, Malang Post juga melakukan ekspedisi menyusuri sungai Brantas di belakang Pasar Burung Splendid. Dengan ini Walikota mengetahui bahwa masih rendahnya tingkat kepedulian masyarakat terhadap sampah. 

Selain melakukan ekspedisi, setiap minggu Tim Malang Post juga mengajak dan mewawancarai remaja-remaja yang berprestasi di sekolah dalam bidang lingkungan. Diharapkan dengan adanya berita tentang remaja-remaja ini, banyak remaja yang akan terpengaruh dalam hal kepedulian lingkungan. 

Thursday, 24 September 2015 23:24

Pelatihan Ecomapping di SDN Tanjungrejo 2 Malang

Written by

Hari Minggu - 13 September 2015 - Tim EcoSmart SMKN 6 Malang mengadakan pelatihan di SDN Tanjungrejo 2 Malang. EcoSmart  adalah sebuah ekstrakurikuller di SMKN 6 Malang yang peduli terhadap perubahan iklim dan keadaan lingkungan. Dibina langsung oleh organisasi GIZ PAKLIM Jerman , tim EcoSmart sering diundang oleh sekolah-sekolah smp  dan SD negeri dan swasta untuk mengadakan pelatihan bersama. Diawali dengan pemberian materi ecommaping yang pertama oleh Sulaiman Sulang,SS , para siswa diharuskan membentuk 7 tim yang masing-masing mempunyai tugas yan berbeda-beda untuk mengetahui permasalahan isu-isu lingkungan yang ada di SDN Tanjungrejo 2. Setelah permasalahan ditemukan para siswa harus memberikan solusi untuk menanggulanginya. Lalu permasalahan dan solusi tersebut harus digambar di peta sekolah dan dipresentasikan. Dilanjutkan materi yang kedua adalah pemilahan sampah, dari sini para siswa juga diajari untuk memilah sampah plastik,kertas dan juga sisa makanan. Materi yang ketiga ialah pembuatan lubang biopori. Biopori sendiri merupakan lubang resapan air, biasanya ketika musim banjir banyak air yang tergenang dan terjadi banjir. Dengan adanya biopori ini maka air banjir itu akan meresap ke dalam lubang-lubang di tanah. 

Designed by Girisa Teknologi